Perusahaan Kontraktor Jogja

  • admin
  • December 7, 2018
  • 0 Comments

Yuk, Mengenal Jenis-jenis Rumah Tumbuh

Yuk, Mengenal Jenis-jenis Rumah Tumbuh

Di bahasan artikel sebelumnya sudah dijelaskan apa itu rumah tumbuh, kali ini kita akan bahas jenis-jenis rumah tumbuh. Ada apa saja? Ternyata rumah tumbuh memiliki dua jenis, yaitu rumah tumbuh horizontal dan rumah tumbuh vertikal. Rumah tumbuh horizontal tentunya cocok jika lahannya luas. Rumah tumbuh jenis ini biasanya tidak membutuhkan struktur bangunan yang sangat kuat karena penambahannya menyamping. Proses pembangunannya pun cenderung lebih cepat dan mudah.

Jenis kedua adalah rumah tumbuh vertikal. Jenis rumah tumbuh ini paling banyak disediakan oleh developer karena tak memakan banyak lahan. Jika Anda memilih rumah tumbuh vertikal, artinya Anda harus meningkat rumah. Pada umumnya, pengembangan vertikal akan dipilih orang-orang yang memiliki lahan kecil. Pengembangan rumah tumbuh vertikal harus direncanakan dengan sangat matang, terutama kekuatan struktur bangunannya. Jika memang Anda memiliki rencana menambah lantai, membeli rumah tumbuh vertikal bisa menjadi pilihan. Nah, PT EMKA Architect Group perusahaan kontraktor Jogja siap bangun rumah tinggal mewah sesuai dengan kebutuhan Anda. Baik jenis rumah tumbuh horizontal maupun rumah tumbuh vertikal.

Setelah selesai menyusun rencana akan seperti apa pembangunan rumah tumbuh Anda nanti, langkah selanjutnya adalah menyusun RAB untuk rumah tumbuh. RAB adalah perkiraan biaya material bangunan, upah tukang bangunan, dan biaya ekstra lain yang dibutuhkan untuk mendirikan bangunan, dalam hal ini anggaran untuk rumah tumbuh. RAB sangat berguna sebagai pedoman dalam pembangunan agar proses pembangunan rumah tumbuh berjalan dengan efisien, efektif, dan lancar.

Karena proses pembangunan rumah tumbuh terjadi dalam jarak dan jangka waktu yang panjang, Anda perlu memperhitungkan laju inflasi agar anggaran yang Anda siapkan tidak jauh berbeda dengan total pengeluaran sebenarnya. Masukkan jumlah kenaikan harga bahan bangunan ataupun upah tukang bangunan pada RAB sebesar 5-10% setiap tahunnya. Dengan cara ini, Anda dapat memperhitungkan kenaikan biaya pada pembangunan rumah tumbuh tahap selanjutnya.

Cara lain untuk mengendalikan anggaran adalah dengan memanfaatkan potongan harga. Ada saatnya toko bahan bangunan memberikan potongan harga. Pada saat itu, Anda dapat membeli material dan fitur bangunan untuk digunakan di kemudian hari saat membangun rumah tumbuh. Jangan lupa memikirkan di mana akan menyimpannya. Cara seperti apapun yang digunakan dalam memiliki rumah tumbuh impian Anda, jangan lupakan kualitas. Ingin segera bangun rumah tinggal satu lantai, bangun rumah dua lantai, bangun rumah tiga lantai? Yuk..hubungi PT EMKA Architect Group perusahaan kontraktor Jogja berpengalaman sejak tahun 1998.

Sumber : https://blog.bluprin.com/rumah-tumbuh-solusi-bangun-rumah-sesuai-budget

Lost your password?

User registration is disabled for now. Contact site administrator.